UNITED COBA GODA GRIEZMANN KE UNITED

Manchester United saat ini yang tengah menyusun ulang kembali skuat yang akan mereka siapkan untuk musim depan menyussul hasil kekecewwan yang mereka dapatkan menjelang akhir musim. Saat ini Tugas dari Soslkjaer yang harus menyusun kriteria yang sesuai dengan yang ia inginkan pada musim depan nantinnya. Bermodalkan Financial yang lebih hebat dari musim musim yang sebelumnnya sekirannya United sudah mampu mendapatkan beberapa nama besar nantinnya pada musim panas nantinnya.

Salah satunnya yang akan mereka coba datangkan adalah bintang dari Atletico Madrid yang merupakan kunci as dari Atletico. Saat ini Woodward selaku agen sedang membuka pembicaraan kemungkinan trasnfer dari Griezman ke Old Traford. United disebut sudah menyiapkan dan Fantastis untuk memboyong sang oemain nantinnya di Old Traford dengan memberikan Gaji yang super tinggi untuk menggodannya ke United pada musim depan. Griezman yang juga pernah mengungkapkan jika ia ingin mencari pengalaman baru di inggris. untuk itulah Mereka yakin dapat menggodannya.

United sejatinya sudah mengincar Griezman dalam waktu yang lama namun Kontrak dari Griezman yang masih banyak sehingga United yang tidak memiliki Financial yang mumpuni membuat mereka harus kehilangan kesempatan untuk menddatangkan ssang bintang ke old Traford. Namun musim ini yancg menjadi prioritas mereka yakni adalah untuk dapat bisa bersaing dengan Liverpool dan juga Manchester City yang sangat complete di dalam skuat mereka.

Emery Percaya Arsenal Akan di Posisi Empat Besar

Manajer Arsenal, Unai Emery menyatakan dirinya masih percaya bahwa akan kesempatan bagi timnya untuk mengakhiri musim ini di posisi empat besar klasemen walaupun baru kalah 0 – 1 di kandang Everton.

Bertandang ke Goodison Park, Arsenal harus menyerah lewat gol tunggal yang dicetak Phil Jagielka di awal babak pertama. Ini merupakan kekalahan pertama The Gunners dalam tujuh laga terakhir di Premier League.

Kekalahan ini otomatis membuat Arsenal menjadi gagal dalam merebut posisi ketiga yang diduduki Tottenham Hotspur. Tim yang dilatih oleh Emery kini mempunyai poin 63, hal ini sama dengan perolehan Chelsea dan juga unggul dua poin terhadap Manchester United.

Kalah dari Everton tidak membuat Emery menjadi pesimis. ia tetap optimis bahwa Arsenal akan mampu do posisi empat besar dan juga mendapat tempat untuk bertanding di Liga Champions musim depan.

Ermery mengetahui hal ini akan menjadi sulit dan ia mengatakan harus mengambil dan memanfaatkan peluang seperti hari ini, pada pertandingan hari ini kami telah gagal memanfaatkan kesempatan emas untuk dapat meraih tiga poin. Untuk kedepannya, kami yakin bakal mempunyai peluang yang  lebih di pertandingan Рpertandingan berikutnya. Semua akan bergantung pada peforma kami dan juga tim lain.

Minggu depan Arsenal akan kembali menghadapi jadwal yang cukup berat karena mereka harus mengunjungi  markas tim kuda hitam lainnya yaitu, Watford. Emery pun mengarahkan agar timnya mampu lebih konsisten di laga-laga berikutnya.

Tidak Ada Loyalitas, Pemain PSG Dituduh Mata Duitan

Paris Saint-German (PSG) harus terhenti langkahnya untuk harapan melaju ke perempat final Liga Champions. Pernah unggul 2-0 terhadapat Manchester United (MU) pada leg pertama 16 besar, PSG malah menjadi kalah 1-3 di kandanya sendiri, Parc d’Princes.

Sontak kegagalan PSG membuat ultras atau sebutan untuk suporter garis keras marah. Para fans Les Parisiens pun murka dan kecewa karena melihat banyak pemain PSG bermain tidak menggunakan hati.

Secara gamblang, para fans menyindir pemain – pemain PSG dengan gaji fantastis seperti Neymar jr, Kylian Mbappe dan lainnya. Para fans menganggap bawah para pemain tersebut merasa tidak bangga menggunakan logo yang ada di dada jersey mereka. Seharusnya, ketika menggunakan jersey PSG para pemain harus bermain dengan rasa bangga, hormat dan harus memperjuangkannya demi melunasi hutang terhadap fans, klub dan para pekerja balik layar yang telah berjuang.

Fans mengatakan, mereka tidak butuh selalu menang, tetapi mereka akan mengutuk pemain yang meninggalkan klub dalam lumpur. Fans juga menambahkan PSG tidak butuh para pemain yang memprioritaskan uang (gaji). Mereka bangga dengan tim PSG tetapi tidak dengan para pemainnya.

Pemain yang paling membuat fans marah adalah Adrien Rabiot. Pemain dengan status yang dibekukan oleh klub ini dinilai tidak mempunyai rasa saimpati sama sekali. Hal ini dikarenakan, ketika PSG kalah oleh MU dan tersingkir dari Lig Champions. Hanya selang beberapa jam, Rabiot telah terlihat melakukan pesta dengan rekan – rekannya.

Menang Lawan PSG, MU Siapkan Kontrak Baru Solskjaer

Tim Setan Merah bersiap untuk mematekan pelatih sementaranya, Ole Gunnar Solkjaer. Diberitakan bahwa Manchester United berencana mengamankannya secara permanen tetapi dengan satu syarat.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Solksjaer dapat mengamankan posisinya jika ia dapat membuat Manchester United mengalahkan Paris-Saint German pada babak 16 besar Liga Champions. Dan hasilnya, Manchester United sukses menendang PSG dari Liga Champions.

The Red Devils, berhasil maju ke perempat final Liga Champions setelah mengalahkan Paris Saint-German 3-1 pada hari Kamis kemarin meskipun pada laga sebelumnya di kandang lawan kalah dengan skor 0-2.

Kemenangan ini otomasi membuat posisi Solskjaer semakin kuat. Setelah sebelumnya, pihak manajemen klub telah terkesan dengan pengaruh positif yang ia berikan di dalam dan di luar lapangan. Seperti, kembalinya keharmoniasan di dalam klub yang sebelumnya sempat terpecah di bawah asuhan Jose Mourinho. Selain itu, The Red Devils juga menjadi tidak terkalahkan di dalam 14 pertandingan, dimana 12 pertandingan tersebut adalah kemenangan Manchester United.

Solsjaer resmi ditunjuk sebagai pelatih sementara untuk menggantikan Mourinho pada Desember 2018 lalu. Kontrak tersebut berakhir pada akhir musim. Pada masa itu, MU berencana untuk memilih sosok lain sebagai pelatih permanennya dengan Mauricio Pochettino sebagai favorit utamanya. Namun, setelah kememangan MU atas PSG membuat Soklsjaer menjadi lebih diunggulkan.

Scholes: Mourinho Memang Ingin Keluar Dari United !

Scholes: Mourinho Memang Ingin Keluar Dari United !

Pemain legenda Manchester United, Paul Scholes yakin bahwa Jose Mourinho memang telah berencana untuk keluar dari Manchester United. Scholes beranggapan bahwa Jose Mourinho sudah tidak betah berada di United dan menggagendakan dirinya untuk dikeluarkan oleh manajemen United.

Pada bulan Desember 2018 lalu, Jose Mourinho secara resmi diberhentikan dari kursi kepelatihan United, tepat setelah kekalahan United atas Liverpool. Posisi yang ditinggalkan Mourinho lantas diisi oleh Ole Gunnar Solskjaer.

Kekalahan yang diterima United tidak dapat ditolerir oleh manajemen klub. Mourinho dianggap sebagai biang keladi hancurnya United pada musim ini.

Namun Scholes mencoba untuk menelaah lebih dalam terkait hal ini. Ia melihat bahwa Jose Mourinho memang ingin segera dikeluarkan oleh manajemen klub sebelum kontrak melatihnya habis. Pasalnya Mourinho terlihat tidak bahagia di United, belum lagi perseteruan antara dirinya dengan para pemain di kamar ganti semakin memperkuat keinginan Mourinho untuk hengkang pada saat itu.

“Ia tidak ingin berada disana, dia berhasil mengatur kepindahannya dengan sangat sempurna,” buka Scholes kepada TV2.

“Kita bisa melihat konferensi pers yang ia lakukan, semua terlihat sangat buruk, semua berisi hal negatif, jelas semua pemain tidak ingin dilatih oleh pelatih yang seperti itu.”

“Bayangkan saja, ia bisa bertengkar dengan Antonio Valencia, siapa yang bisa bertengkar dengan orang sebaik Valencia ?, tidak ada !.”

“Itu adalah pertanda besar bahwa ia ingin keluar dari United.”

Sebagai pengingat, Valencia pernah mengungkapkan dirinya dicadangkan karena keinginan Mourinho, Pogba juga sempat merasa kesal karena jabatan wakil kaptennya dicabut oleh Mourinho.

Paul Pogba Dicanangkan Menjadi Pemain Kunci Manchester United

Pogba Dinilai Mampu Bawa United Raih Gelar Juara

Calon Pemain Kunci Manchester United Paul Pogba banyak menjadi bahan bicara baru-baru ini. Pogba yang merupakan pemain yang dibeli manchester united dari juventus dengan harga yang bombastis, dinilai akan menjadi pemain kunci yang akan menggantikan peran David Beckham maupun Roy Keane di jaman lampau.

Publik berharap Paul Pogba akan menjadi momok yang menakutkan di Liga Inggris sehingga dapat bersaing dengan Tim Serival Ibukota, Manchester City. Setan Merah sendiri di musim ini tercatat kurang aktif dalam bursa transfer.

Meskipun Pogba dicanangkan menjadi pemain terbaik sejarah dalam klub Manchester United. Namun pada kenyataannya Pogba sempat dikabarkan mempunyai rencana untuk meninggalkan Markas besar Setan Merah, Old Trafford.

Salah satu penyebab Hilangnya niat Pogba dalam Menjadi pemain Kunci di Manchester United yakni Terlibatnya Konflik antara pemain dan pelatih Jose Mourinho. Pogba diberitakan menjadi pemain yang paling dibenci Oleh Jose Mourinho. Tak Pelat, Penampilan Paul Pogba Belakangan Juga Dinilai Menurun dikarenakan Insiden Konflik ini.

Jose Mourinho Tertangkap Kamera sedang melayangkan Kritikan keras ke Pogba. Sehingga membuat pemain berdarah prancis tersebut bengah. Bahkan santer diberitakan Pogba siap melaju ke Barcelona untuk Berlabuh di musim depan.

Namun setelah United dipimpin oleh Solskjaer, Pogba justru mampu memperlihatkan performa yang sangat apik. Mereka bahkan berhasil mengemas enam kemenangan beruntun. Para pakar sepakbola menilai Pogba mampu membawa United untuk meraih gelar juara.

Seperti Kasus kala Membalikkan keadaan Manchester United Kontra Manchester City Pekan Lalu. Ketertinggalan 2-0 dari Manchester Biru membuat Pogba menunjukan eksistensinya dengan membalikkan keadaan pada babak pertama. Hal Tersebut diindikasikan bahwa Pogba Telah Nyaman bermain di bawah kendali Ole Gunnar Solskjaer

United Siapkan Tiga Nama Jika Gagal Datangkan Koulibaly

United Siapkan Tiga Nama Jika Gagal Datangkan Koulibaly

Kabarnya Manchester United sudah menyiapkan tiga daftar nama jika nantinya mereka gagal untuk mendatangkan Kalidou Koulibaly. Sejak musim kemarin Manchester United memang tengah dikabarkan ingin mendatangkan pemain bek. Tidak dapat kita pungkiri, sejak awal musim ini, lini pertahanan Manchester United memang kerap menjadi pembicaraan karena gagal menunjukkan permainan yang konsisten.

Sejumlah nama sempat masuk kedalam daftar pemain yang ingin didatangkan oleh United, sebut saja Toby Alderweireld, Harry Maguire, dan juga Diego Godin. Namun hingga detik ini tidak ada tindakan nyata untuk mendatangkan pemain tersebut sehingga lini pertahanan United terlihat sangat bobrok.

Belakangan ini santer dikabarkan minat United untuk mendatangkan Koulibaly. Sayangnya niatan mereka untuk mendatangkan bek Napoli tersebut cukup sulit, pasalnya pihak Napoli menolak tawaran United, padahal nilai yang ditawarkan oleh United mencapai angka 95 juta Pounds.

Pihak Napoli tampaknya tahu bahwa United mampu untuk mengeluarkan dana lebih untuk memboyong sang pemain ke Old Trafford. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk menjual Koulibaly dengan harga 108 juta Pounds pada bulan Januari ini.

Melihat harga yang begitu tinggi membuat United ragu untuk memboyong sang pemain. Menurut lansiran ESPN, United mulai menggeser nama ke Milan Skriniar ( bek Inter Milan ), Alessio Romagnoli ( bek AC Milan ), dan juga Maguire ( bek Leicester City ). Namun hingga saat ini belum ada keterangan pasti terkait hal tersebut.